Analisis Perbandingan Kinerja Sistem Operasi Windows dan Linux

indonesia

Penulis

  • Istiqomah Rohmawati Program Studi Sistem Informasi, Universitas Pamulang, Banten Indonesia
  • Andi Romansyah Program Studi Sistem Informasi, Universitas Pamulang, Banten Indonesia

Kata Kunci:

kompilasi kode, kinerja CPU, throughput sistem berkas, operasi input/output

Abstrak

Penelitian ini menguraikan perbandingan kinerja antara Windows 11 dan Ubuntu 22.04 LTS dengan menggunakan perangkat keras yang sama untuk memastikan evaluasi yang objektif dan terukur. Melalui rangkaian benchmark sintetis serta pengujian aplikasi dunia nyata, penelitian ini mengevaluasi bagaimana perbedaan arsitektur kernel, manajemen memori, dan penanganan I/O mempengaruhi performa keseluruhan sistem. Fokus utama penilaian mencakup kinerja CPU pada skenario single-thread dan multi-thread, efisiensi memori, serta kemampuan sistem dalam menangani operasi berkas dan jaringan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa Ubuntu menawarkan keunggulan mencolok pada tugas-tugas multi-thread, terutama pada proses kompilasi kode, simulasi berbasis CPU, dan beban kerja server yang memerlukan throughput tinggi. Efisiensi sistem berkas dan trafik jaringan di Ubuntu juga terbukti lebih stabil dan responsif, mendukung asumsi bahwa kernel Linux dioptimalkan untuk menangani beban kerja paralel dan intensif. Sementara itu, Windows 11 menampilkan performa unggul pada beban single-thread, dengan latensi memori yang lebih rendah dan responsivitas yang baik pada aplikasi yang bergantung pada eksekusi instruksi tunggal, termasuk aplikasi produktivitas dan beberapa tool komersial.Temuan ini menegaskan bahwa perbedaan desain arsitektur kedua sistem operasi memiliki dampak nyata terhadap performa. Ubuntu lebih sesuai untuk lingkungan pengembangan, server, serta komputasi berat, sedangkan Windows tetap kompetitif pada penggunaan desktop umum, aplikasi komersial, dan skenario yang menuntut eksekusi single-thread yang cepat.

Referensi

S. Mufida, “PERAN GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA,” JURNAL MEDIA AKADEMIK, vol. 2, no. 6, pp. 3031–5220, 2024, doi: 10.62281.

D. Ibrahim, S. Ramdhani, H. Mukti, and B. Warsihatul Agustina, “Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Kooperatif,” Jurnal DIDIKA : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, vol. 8, no. 1, pp. 102–113, 2022, doi: https://doi.org/10.29408/didika.v8i1.5834.

A. Putrnarubun, Wehelmina C., and Yeheskiel Suruan, “PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA,” Jurnal Ilmiah Teologi, vol. 7, no. 2, pp. 519–542, Dec. 2022, doi: https://doi.org/10.56942/ejit.v7i2.57.

L. Rohaniah and N. Putri, “ANALISIS PERAN GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS V DI SDN BAGIK KRONGKONG,” 2024. [Online]. Available: https://www.jurnal.zarilgapari.org/index.php/aslamiahhttps://www.jurnal.zarilgapari.org/index.php/aslamiahhttps://www.jurnal.zarilgapari.org/index.php/aslamiah

M. Heumasse et al., “PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA BERBASIS NILAI KEADILAN SOSIAL DI KELAS IV SD KRISTEN TIOUW,” Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan, vol. 10, no. 2, pp. 293–298, 2022, doi: 10.30598/pedagogikavol10issue2year2022.

Arifin, Jamaah, and Enung Nurhasanah, “Analisis Peran Guru dalam Pembentukan Pendidikan Karakter Siswa Kelas IV Sekolah Dasar,” Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar, vol. 1, no. 2, pp. 51–56, 2024, [Online]. Available: http://journal.ainarapress.org/index.php/jekas

R. , dkk. Avianti, “Keteladanan Guru dalam Mendidik Peserta Didik,” Jurnal Pendidikan Indonesia, vol. 12, no. 1, 2023.

Sumianto, A. Admoko, R. Sukma, and I. Dewi, “Pembelajaran Sosial-Kognitif di Sekolah Dasar:Implementasi Teori Albert Bandura,” Indonesian Research Journal on Education, vol. 4, pp. 102–109, 2024, doi: https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1015.

Sinarsih, E. Ayu Nurlaely, and F. Safitri, “PERAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR UNTUK PESERTA DIDIK,” Journal of Language & Literature, vol. 1, no. 2, pp. 69–75, Oct. 2021, doi: https://doi.org/10.33474/basa.v1i2.13754.

R. A. Dwijaya and H. A. Rigianti, “Peran Guru dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan Pada Siswa di Sekolah Dasar,” NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, vol. 5, no. 2, pp. 509–522, May 2024, doi: 10.55681/nusra.v5i2.2524.

E. Manik and N. Dorlan, “PERAN KOMPETENSI SOSIAL GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA,” Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 2, no. 4, 2023, doi: https://doi.org/10.35931/pediaqu.v4i1.

S. A. Fauzi and D. Mustika, “Peran Guru Sebagai Fasilitator Dalam Pembelajaran Di Kelas V Sekolah Dasar,” Jurnal Pendidikan dan Konseling, vol. 4, no. 3, pp. 2492–2500, Jun. 2022, doi: https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i3.5113.

M. Tambanun, T. Wulandari, and D. Junior, “PERAN GURU SEBAGAI FASILITATOR DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR”, doi: https://doi.org/10.23969/jp.v9i04.19932.

N. Abbas, A. Nur Khasanah, and F. Rahma Sari, “PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK,” PANDU : Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum, vol. 2, no. 2, pp. 1–10, May 2024, doi: 10.59966/pandu.v2i2.950.

W. Putri and M. Arif Kurniawan, “Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa (Studi Kasus di MI Al-Khoeriyah Bogor),” Jayapangus Press Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, vol. 4, 2024, doi: https://doi.org/10.37329/metta.v4i4.3617.

A. Latief, S. Negeri, and M. Hilir, “PERANAN PENTINGNYA LINGKUNGAN BELAJAR BAGI ANAK,” Jurnal Kependidikan, vol. 7, no. 2, pp. 61–66, 2023.

Diterbitkan

2026-02-04