Tantangan Strategi Pengelolaan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Air Terjun Coban Canggu di Tengah Persaingan Destinasi dan Dampaknya terhadap Ekonomi Masyarakat Desa Padusan
DOI:
https://doi.org/10.55338/jeama.v5i1.841Kata Kunci:
Strategi pengelolaan wisata1, Ekonomi lokal2, Pemberdayaan masyarakat3,Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan wisata dan dampaknya terhadap perekonomian masyarakat di Air Terjun Coban Canggu. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan berbasis partisipasi masyarakat, penguatan kelembagaan, serta pengembangan fasilitas dan promosi mampu meningkatkan pendapatan, memperluas peluang usaha, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Namun, pengelolaan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas, promosi yang belum optimal, serta rendahnya keterlibatan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan wisata yang partisipatif dan berkelanjutan merupakan faktor kunci dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Referensi
P. Nurul Pajriah, J. Sulaksana, and S. Umyati, “Dampak Berganda (Multiplier Effect) Objek Wisata Terhadap Perekonomian Masyarakat Lokal,” MAHATANI J. Agribisnis (agribus. Agric. Econ. Journal), vol. 8, no. 1, pp. 203–212, 2025, doi: 10.52434/mja.v8i1.42443.
Y. E. Nugraha, “Economic Impact of Tourism Development in Coastal Area : A Multiplier Effect Analysis Approach,” vol. 647, pp. 127–133, 2022.
S. Martina and S. T. Pariwisata, “MASYARAKAT,” vol. I, no. 2, pp. 81–89, 2014.
S. Tinggi, I. Administrasi, D. Wisata, and P. Berkelanjutan, “TheJournalish : Social and Government COMMUNITY BASED TOURISM UPAYA,” vol. 3, pp. 219–226, 2022.
Y. A. Santoso, G. Keintjem, F. Navida, I. Sosial, and U. P. Raya, “Paradoks Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Taman Nasional Sebangau : Studi Kasus Kelurahan Kereng Bangkirai Taman Nasional Sebangau di Provinsi Kalimantan Tengah merupakan 2024 ). Kelurahan Kereng Bangkirai sebagai destinasi wisata utama menuju meningkatkan perekonomian lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan . Beberapa penelitian terdahulu mengemukakan bahwa keberhasilan Pembangunan pariwisata berkelanjutan bergantung pada efektivitas tata Kelola kolaboratif dan partisipasi aktif Masyarakat lokal ( Ningsih et al ., 2025 ). Partisipasi,” vol. 4, 2026.
R. Febrian, A. Yudhi, D. Perencanaan, F. Arsitektur, and D. Perencanaan, “Faktor Penentu Berkembangnya Wisata Alam Air Terjun Coban Canggu Pacet Kabupaten Mojokerto,” vol. 7, no. 1, 2018.
D. Isi, “Analisis pengembangan sarana prasarana obyek wisata alam telaga ngebel dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” 2017.
R. A. Andriani, A. Wibowo, J. Winarno, F. Pertanian, and U. S. Maret, “Pemberdayaan Desa Wisata Samiran Boyolali ( Dewi Sambi ) berdasarkan Teori Analisis TALC ( Tourism Area Life Cycle ),” vol. 45, no. 1, pp. 59–67, 2021.
F. K. Husna, “Analisis dampak sektor pariwisata bagi perekonomian warga sekitar kawasan Wisata Siblarak Polanharjo Kabupaten Klaten,” vol. 2, no. 2, pp. 104–117, 2022.
K. Marga and K. Tabanan, “Strategi Pengelolaan Air Terjun Peng Empu Sebagai Daya Tarik Wisata Alam di Desa Cau strategi pengelolaan Air Terjun Peng Empu sebagai daya tarik wisata alam dengan tetap mengacu pada upaya pelestarian .,” vol. 5, no. 2, pp. 274–280, 2018.
M. Pebrianto, Y. Yuliati, and A. Kustanti, “Orange Agro-Edutourism Development Strategy in Samar Village : An Effective and Appropriate Approach to Improve the Local Economy,” vol. 8, no. 2, pp. 499–511, 2025.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nur Asfihani Fadiatul Khorib, Nur Aini Indah Kusumawati, Azimatul Khusniyah, Rifaldy Dwi Ariputra, Zaskia Prisma Dara Cantika, Farhan Eka Pratama, Nurul Hasanah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




