Implementasi Pendapatan Asli Daerah Dalam Pembangunan Infrastruktur Daerah Di Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.55338/jeama.v5i1.789Keywords:
Pendapatan Asli Daerah, Infrastruktur Daerah, Otonomi Fiskal, Kota Surabaya, Efisiensi AnggaranAbstract
Kemandirian fiskal daerah menjadi prasyarat fundamental bagi pemerintah dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur fisik, terutama di wilayah perkotaan yang padat. Di Kota Surabaya, dinamika Pendapatan Asli Daerah (PAD) memegang peranan krusial dalam membiayai program strategis, namun realisasinya sering kali menghadapi tantangan struktural yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan efektivitas alokasi PAD terhadap capaian pembangunan infrastruktur fisik di wilayah perkotaan Surabaya. Menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif dengan studi kasus, data sekunder dari laporan keuangan daerah periode lima tahun terakhir diolah untuk menelaah korelasi antara pertumbuhan PAD dan progres proyek infrastruktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan nominal PAD, efektivitas penyalurannya ke sektor infrastruktur masih dipengaruhi oleh inefisiensi dalam perencanaan anggaran serta ketergantungan yang masih tinggi pada dana transfer pusat. Temuan ini menegaskan perlunya revitalisasi strategi pemungutan pajak daerah serta penguatan sistem pengawasan anggaran guna memastikan akuntabilitas penggunaan dana. Implikasi dari studi ini menyarankan adanya reformasi manajerial keuangan daerah yang lebih responsif terhadap kebutuhan riil pembangunan infrastruktur.
References
I. Takaria and L. Ardini, “Optimalisasi pendapatan asli daerah terhadap pembangunan Kota Surabaya.” 2017.
A. Rahman and D. Sari, “Strategi peningkatan pendapatan asli daerah Kota Surabaya melalui analisis SWOT,” RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, vol. 2, no. 1, pp. 45–56, 2026.
B. P. S. K. Surabaya, “Jumlah penduduk Surabaya menurut jenis kelamin dan kelompok umur,” Diakses, XXXX, [Online]. Available: https://surabayakota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjM2IzI=/jumlah-penduduk-surabaya-menurut-jenis-kelamin-dan-kelompok-umur.html.
Z. P. Maharani and Haryanto, “Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana transfer terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah (Studi Kasus Pada Pemerintah Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah Tahun 2018–2023,” Diponegoro Journal of Accounting, vol. 14, no. 3, pp. 1–12, 2025.
Y. Daniel, T. N. Astari, M. A. Putri, H. Bilqisti, and A. Ariesmansyah, “Transformasi digital dinas perpajakan Kota Bandung: Meningkatkan tata kelola, kebijakan publik, dan keuangan daerah melalui digitalisasi administrasi publik,” SMASH: Journal of Social Management Sains and Health, vol. 2, no. 1, pp. 35–42, 2025.
D. Zebua, P. Prayoga, and P. C. F. E. Waruwu, “Evaluasi dan desain pengembangan infrastruktur pengaliran drainase di wilayah Ngagel Tirto Kota Surabaya,” Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan, vol. 3, no. 1, pp. 26–32, 2023, doi: 10.59900/ptrkjj.v3i1.134.
F. A. Silvy, A. Sukristyanto, and M. R. Basyar, “Implementasi Kebijakan Pembebasan Lahan Untuk Pembangunan Jalur Luar Lingkar Barat di Kota Surabaya,” vol. 4, no. 05. pp. 166–178, 2024. doi: 10.69957/praob.v4i05.1644.
E. Hidayat and E. S. Partama, “Dampak Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Kasus Taman Cahaya Kota Surabaya,” PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies, vol. 2, no. 2, pp. 52–66, 2021, doi: 10.33822/jpds.v2i2.5899.
Y. Jhon and W. Wahyuningsih, “Upaya Guru Dalam Mengatasi Rendahnya Minat Baca Siswa Di Perpustakaan Mts Muhammadiyah Al-Fatah Nangahale,” ARembeN Jurnal Pengabdian Multidisiplin, vol. 1, no. 1, pp. 13–18, 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




