Analisis Kinerja Keuangan PT Garuda Indonesia (GIAA) Pasca Keputusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)
Keywords:
Kinerja Keuangan, PKPU, Restrukturisasi Utang, Maskapai PenerbanganAbstract
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pasca keputusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sebagai instrumen restrukturisasi utang perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif yaitu menganalisis laporan keuangan konsolidasian (laporan laba rugi, posisi keuangan, dan arus kas) serta rasio keuangan utama pada periode 2022 hingga kuartal I tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasca-PKPU, total liabilitas perusahaan mengalami penurunan menjadi USD 7.970,51 miliar pada tahun 2022, disertai pertumbuhan pendapatan operasional dari USD 2,10 miliar (2022) menjadi USD 3,42 miliar (2024). Arus kas dari aktivitas operasional juga menunjukkan tren positif dengan nilai USD 585,74 juta pada tahun 2024. Namun demikian, perusahaan masih menghadapi tantangan berupa kerugian bersih pada tahun 2024, margin laba yang menurun, serta kondisi ekuitas yang masih negatif sebesar USD –1,35 miliar. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa PKPU berperan penting dalam memulihkan stabilitas keuangan jangka pendek dan meningkatkan kinerja operasional, namun belum sepenuhnya mampu mengembalikan profitabilitas dan kesehatan struktur permodalan perusahaan. Oleh karena itu, pemulihan Garuda Indonesia memerlukan kelanjutan reformasi operasional, efisiensi biaya, serta penguatan tata kelola perusahaan secara berkelanjutan
References
Antara News. (2021, December 9). Garuda Indonesia resmi masuk proses PKPU sementara. https://www.antaranews.com
Bisnis.com. (2022, June 29). Garuda (GIAA) lolos dari pailit, berhak dapat PMN Rp7,5 triliun. https://www.bisnis.com
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2018). Fundamentals of financial management (14th ed.). Cengage Learning.
CNBC Indonesia. (2025, March 20). Garuda Indonesia rugi Rp1,1 triliun di 2024 akibat biaya pemeliharaan pesawat. https://www.cnbcindonesia.com
CNN Indonesia. (2023, March 13). Garuda Indonesia raup laba Rp58,8 triliun di 2022 dari keuntungan restrukturisasi. https://www.cnnindonesia.com
Detik Finance. (2023, March 13). Garuda Indonesia untung Rp58,8 triliun di 2022, ini penyebabnya. https://finance.detik.com
Fakultas Hukum Universitas Indonesia. (n.d.). Permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). https://law.ui.ac.id
Garuda Indonesia. (2024). Laporan keuangan tahunan konsolidasian PT Garuda Indonesia Tbk tahun 2024. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Hukum Online. (2021, August 24). Perbedaan PKPU dan kepailitan. https://www.hukumonline.com
Novi, I. B., & Hidayah, A. N. (2023). Analisis kinerja keuangan perusahaan sebelum dan selama pandemi COVID-19. Jurnal Akuntansi, 15(2), 101–115.
Marginingsih, R. (2017). Penilaian kinerja perusahaan dengan menggunakan analisis rasio keuangan pada perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Cakrawala – Jurnal Humaniora, 17(1), 14–21.
https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/cakrawala/article/view/1840
Jurnal Ekonomi Pembangunan. (2024). Analisis kinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) setelah restrukturisasi utang. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 25(1), 45–60.
Nisa, I., & Priyanto, A. A. (2021). Analisis rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas dalam mengukur kinerja keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk periode 2011–2020. Jurnal SeMaRaK, 4(3), 55–65. https://doi.org/10.32493/smk.v4i3.13419
Kasmir. (2016). Pengantar manajemen keuangan (2nd ed.). Kencana.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian bisnis: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, dan R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




