Transformasi Kota di Sulawesi Selatan: Studi Perkembangan Urbanisasi
DOI:
https://doi.org/10.55338/jeama.v5i1.810Keywords:
Urbanization, GDRP, Open Unemployment Rate, Poverty Line, South SulawesiAbstract
Fenomena urbanisasi yang terus meningkat di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar dan wilayah penyangganya (Mamminasata), menimbulkan tantangan serius dalam pengelolaan ruang, penyediaan layanan publik, dan pemerataan pembangunan. Pertumbuhan penduduk yang tidak merata menimbulkan tekanan sosial-ekonomi, termasuk kesenjangan akses terhadap pekerjaan, layanan pendidikan, dan biaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi (Produk Domestik Regional Bruto/PDRB), tingkat pengangguran terbuka (TPT), dan garis kemiskinan terhadap urbanisasi di 24 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan selama periode 2015–2024.Data sekunder dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan digunakan sebanyak 240 observasi. Analisis dilakukan dengan regresi data panel Pooled Ordinary Least Squares (OLS) menggunakan perangkat lunak Stata. Variabel jumlah penduduk sebagai proksi urbanisasi ditransformasi ke logaritma natural untuk menyesuaikan distribusi data, begitu pula variabel PDRB dan garis kemiskinan, sedangkan TPT tetap dalam persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh positif signifikan terhadap urbanisasi, yang menunjukkan bahwa daerah dengan kapasitas ekonomi lebih besar menarik penduduk dari daerah berpendapatan rendah. TPT berpengaruh negatif signifikan, konsisten dengan model Todaro bahwa tingkat pengangguran yang tinggi menurunkan ekspektasi pendapatan dan mengurangi insentif migrasi. Garis kemiskinan berpengaruh negatif signifikan, berlawanan dengan hipotesis awal, yang mengindikasikan bahwa tingginya biaya hidup di perkotaan menjadi hambatan bagi calon migran yang tidak memiliki modal yang cukup.
References
B. P. Statistik, Konsep dan Definisi Survei Angkatan Kerja Nasional. Jakarta: BPS Republik Indonesia, 2023.
B. P. S. P. S. Selatan, Data dan Informasi Kemiskinan Kabupaten/Kota Sulawesi Selatan. Makassar: BPS Provinsi Sulawesi Selatan, 2015.
B. P. S. P. S. Selatan, Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan 2010. Makassar: BPS Provinsi Sulawesi Selatan, 2015.
A. Fahmi, N. Bachtiar, and M. Rusdi, “Economic growth and urbanization patterns in South Sulawesi: A spatial analysis,” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, vol. 22, no. 2, pp. 134–152, 2022, doi: 10.21002/jepi.v22i2.1234.
R. Widjajanti, D. Kusumastuti, and A. M. Amin, “Determinan urbanisasi di Pulau Jawa: Analisis data panel tingkat provinsi 2005–2020,” Jurnal Ekonomi Pembangunan, vol. 20, no. 1, pp. 87–106, 2022, doi: 10.23917/jep.v20i1.1890.
R. Hermanto and W. Saputra, “Tingkat pengangguran terbuka dan arus urbanisasi di Kawasan Timur Indonesia: Analisis data panel 2010–2022,” Jurnal Ilmu Ekonomi, vol. 7, no. 1, pp. 45–63, 2023, doi: 10.22219/jie.v7i1.2345.
F. Ramadhan and T. Hidayat, “Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan terhadap urbanisasi di Kalimantan: Pendekatan panel data EGLS,” Jurnal Ekonomi Regional Unib, vol. 18, no. 1, pp. 55–73, 2023, doi: 10.33369/jeru.v18i1.2567.
B. Setiawan and A. Kurniawan, “Analisis urbanisasi dan pembangunan regional di Sulawesi Selatan periode 2012–2022,” Journal of Indonesian Regional Science, vol. 5, no. 1, pp. 1–22, 2024, doi: 10.22146/jirs.v5i1.3456.
M. P. Todaro and S. C. Smith, Economic Development, 13th ed. London: Pearson Education Limited, 2020.
D. N. Gujarati and D. C. Porter, Basic Econometrics, 5th ed. New York: McGraw-Hill Education, 2017.
D. Irawati, S. Saleh, and A. Nugroho, “Migration decision and labor market outcomes in Makassar metropolitan area: A logistic regression approach,” Asian Journal of Economic Modelling, vol. 10, no. 3, pp. 188–205, 2022, doi: 10.18488/journal.8.2022.103.188.205.
M. Ravallion, The Economics of Poverty: History, Measurement, and Policy. Oxford: Oxford University Press, 2016.
M. Kuncoro, Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah, dan Kebijakan (Edisi 6. Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2020.
R. Jedwab and D. Vollrath, “The urban mortality transition and poor country urbanization,” American Economic Journal: Macroeconomics, vol. 11, no. 1, pp. 223–275, 2019, doi: 10.1257/mac.20150292.
S. Zuhdi and A. Pramono, “Determinan urbanisasi di Indonesia: Pendekatan panel data kabupaten/kota 2010–2022,” Bulletin of Indonesian Economic Studies, vol. 59, no. 2, pp. 215–238, 2023, doi: 10.1080/00074918.2023.2198765.
I. Mukhlis and C. F. Ananda, “Poverty line and internal migration: Evidence from Indonesian districts using panel data approach,” Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, vol. 22, no. 1, pp. 1–18, 2021, doi: 10.18196/jesp.v22i1.9876.
R. Pratiwi, H. Wibowo, and D. Kusuma, “Urban growth and poverty dynamics in Eastern Indonesia: A panel GMM approach,” Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, vol. 33, no. 2, pp. 112–131, 2022, doi: 10.5614/jpwk.2022.33.2.3.
N. G. Mankiw, Macroeconomics, 10th ed. New York: Worth Publishers, 2019.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




