Budaya Kerja Digital dalam Industri Pendidikan: Implikasi terhadap Kesehatan Mental Karyawan
DOI:
https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.630Keywords:
lingkungan kerja, perbedaan gender, pendidikanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh budaya kerja digital terhadap kesehatan mental karyawan di industri pendidikan baik jenjang PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah serta Perguruan Tinggi yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain survai serta meninjau perbedaan pengaruh tersebut berdasarkan gender. Data yang diperoleh dengan mengumpulkan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi serta uji perbedaan gender. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa budaya kerja digital yang menekankan pada penggunaan perkembangan teknologi, memiliki dampak yang besar terhadap kesehatan mental karyawan. Hasil analisis ini juga mengungkapkan bahwa budaya kerja digital berpengaruh secara signifikan terhadap kesehatan mental karyawan. Berdasarkan analisis gender pengaruh budaya kerja digital terhadap kesehatan mental karyawan laki-laki lebih besar dibandingkan dengan karyawan perempaun. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan budaya kerja digital di industri pendidikan perlu dikelola lebih seimbang dengan memperhatikan kesehatan mental karyawan khususnya dalam menghadapi tuntukan kerja digital yang lebih tinggi
References
Eddy Cahyono Sugiarto, “No Title,” setneg.go.id. [Online]. Available: https://www.setneg.go.id/baca/index/akselerasi_transformasi_digital_dan_pemulihan_ekonomi
H. K. Tjahjono et al., “Self-Management Strategy of Students in Facing Fomo Challenges and Increasing Social Media Involvement in Islamic Boarding,” vol. 8, no. 1, pp. 1–16, 2025.
Nur Isma Dewi and Pradytia Putri Pertiwi, “Eksplorasi Gender Gap pada Industri Teknologi Digital : Perspektif Pekerja Perempuan,” J. Ris. Rumpun Ilmu Sos. Polit. dan Hum., vol. 4, no. 2, pp. 898–926, 2025, doi: 10.55606/jurrish.v4i2.5280.
A. Febianti, M. Shulthoni, M. Masrur, M. Aris Safi, and U. K. Abdurrahman Wahid Pekalongan, “Pengaruh Tingkat Pendidikan, umur, jenis kelamin, dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja di Indonesia,” 2023.
A. Thahira, A. Rimbasari, R. E. Widjayanti, and V. Widodo, “SOSIALISASI KEWIRAUSAHAAN DIGITAL DI SMK MUHAMMADIYAH 1 WATES,” vol. 1, no. 2, pp. 23–31, 2024.
M. Maryani, Agus, and U. Gazali, “Economics and Digital Business Review Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan,” Pengaruh Gaya Kepemimp. dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan…, vol. 4, no. 1, pp. 178–195, 2023.
I. W. Ayu, Z. Zulkarnaen, and S. Fitriyanto, “Budaya Digital Dalam Transformasi Digital Menghadapi Era Society 5.0,” J. Pengemb. Masy. Lokal, vol. 5, no. 1, pp. 20–25, 2022, doi: 10.58406/jpml.v5i1.922.
A. Wahyudi and dkk, “Keterampilan yang Dimiliki oleh Tenaga Kerja dengan Tuntutan Teknologi,” J. Bintang Manaj. , vol. 1, no. 4, pp. 99–111, 2023.
D. W. E. S. Salindr, “Pengaruh quality of work-life sebagai wujud kesehatan mental karyawan dengan keterikatan kerja di masa pandemi COVID-19,” Psikologi, no. April, pp. 192–200, 2021.
S. P. Sari, A. M. Azzahra, F. Tabarudin, I. R. Wati, and F. Mas’ud, “Kesejahteraan Karyawan: Dukungan Perusahaan Terhadap Kesehatan Mental Karyawan Di Tempat Keja,” Manaj. Bus. Innov. Conf., vol. 7, no. 2023, pp. 591–608, 2024.
A. Ikarani, “Kesehatan mental dan lingkungan sekolah menciptakan sekolah yang aman dan mendukung,” Psikologi, vol. 1, no. 4, pp. 1–15, 2024.
A. Thahira, A. Rimbasari, and I. Artikel, “SOSIAL DALAM KINERJA UMKM YANG OPTIMAL,” vol. 19, no. 2, pp. 71–79, 2023.
S. Zolg, B. Heiden, and B. Herbig, “Digitally connected work and its consequences for strain – a systematic review,” Dec. 01, 2021, BioMed Central Ltd. doi: 10.1186/s12995-021-00333-z.
A. Muhajirin, I. O. Purnamasasi, Z. T. Rony, and H. Ali, “Pengaruh Kompetensi, Budaya Kerja, dan Teknologi Informasi di Era Endemi pada Kinerja Guru pada SMK XYZ,” J. Manaj., 2024, doi: 10.31933/jemsi.v5i3.
Arif Rachman, E. Yochanan, Andi Ilham Samanlangi, and Bambang Ismaya, DAN R & D, 1 tahun 20. Karawang: CV Saba Jaya Publisher, 2024.
Y. Yulfannada and Suhada, “The Impact of Stress Due to Remote Working (Teleworking) Caused by Tecnostress on Employee Satisfaction, Anxiety, and Performance in DIY,” Int. J. Econ. Manag. Res., 2025.
J. Kräft, T. Wirth, V. Harth, and S. Mache, “Digital stress perception among German hospital nurses and associations with health- oriented leadership , emotional exhaustion and work-privacy conflict : a cross-sectional study,” pp. 1–11, 2024.
D. Sharma and P. Yadav, “Digital Teaching Workload And Tech-Induced Stress Among School Staff Post-Covid In Delhi Region,” vol. 22, no. 4, pp. 1–10, 2024.
E. B. Amin, R. Al-dmour, H. Al-dmour, and A. Al-dmour, “Technostress Impact on Educator Productivity : Gender Differences in Jordan ’ s Higher Education,” vol. 22, no. 8, pp. 60–75, 2024.
M. Molino et al., “Wellbeing Costs of Technology Use during Covid-19 Remote Working : An Investigation Using the Italian Translation of the Technostress Creators Scale,” pp. 1–20.
L. J. Sokal, L. G. E. Trudel, and J. C. Babb, “Supporting Teachers in Times of Change : The Job Demands- Resources Model and Teacher Burnout During the COVID-19 Pandemic,” vol. 3, no. 2, pp. 67–74, 2020, doi: 10.11114/ijce.v3i2.4931.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




