Pengaruh Tipe Kepribadian, Lokus Kendali, dan Kecerdasan Emosional terhadap Kemampuan Auditor Mendeteksi Kecurangan

Authors

  • sandra audina Universitas Muhammadiyah Riau
  • Siti Rodiah Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Riau, Pekanbaru
  • Nur Fitriana Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Riau, Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.627

Keywords:

Tipe Kepribadian, Lokus Kendali, Kecerdasan Emosional, dan Kemampuan Auditor Mendeteksi Kecurangan

Abstract

Kecurangan dalam praktik audit masih menjadi tantangan serius karena berdampak pada kerugian finansial dan menurunnya kepercayaan publik. Kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi teknis, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tipe kepribadian, lokus kendali, dan kecerdasan emosional terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan pada Kantor Akuntan Publik di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 57 auditor yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe kepribadian, lokus kendali, dan kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa auditor dengan karakter kepribadian yang mendukung kehati-hatian, keyakinan atas kendali diri, serta kemampuan pengelolaan emosi yang baik cenderung lebih efektif dalam mengidentifikasi indikasi kecurangan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan aspek psikologis auditor sebagai upaya meningkatkan kualitas pertimbangan profesional dan efektivitas pendeteksian kecurangan

References

R. Sari, “Pengaruh Beban Kerja Dan Tipe Kepribadian Auditor Terhadap Pendeteksian Kecurangan,” J. Bisnis dan Kewirausahaan, vol. 11, no. 1, pp. 95–109, 2022, doi: 10.37476/jbk.v11i1.3809.

N. Oktaviani and C. Kuntadi, “Pengaruh Kompetensi, Skeptisisme Profesional, dan Keahlian Sistem Informasi Auditor terhadap Pembuktian Fraud,” J. Media Akad., vol. 2, no. 6, pp. 3031–5220, 2024, doi: https://doi.org/10.62281/v2i6.346.

B. Subiyanto, K. Digdowiseiso, and N. Mandasari, “Pengaruh Pengalaman Kerja, Skeptisme Profesional, Dan Tipe Kepribadian Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Pengungkapan Kecurangan (Fraud),” Fair Value J. Ilm. Akunt. dan Keuang., vol. 4, no. 6, pp. 2609–2620, 2022, doi: 10.32670/fairvalue.v4i6.1152.

Association of Certified Fraud Examiners Indonesia, “Survei Fraud Indonesia 2025,” 2025.

F. Sandi, “Audit KAP Lapkeu Indofarma Temukan Fraud & Kerugian Rp 371 M,” CNBC Indonesia. [Online]. Available: https://www.cnbcindonesia.com/market/20240525104850-17-541028/audit-kap-lapkeu-indofarma-temukan-fraud-kerugian-rp-371-m

D. Surjantoro, “PPPK Berikan Sanksi Tegas Akuntan Publik dan Penilai Publik,” Kementerian Keuangan Republik Indonesia. [Online]. Available: https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/siaran-pers/PPPK-Berikan-Sanksi-Tegas-%281%29

A. Rizki and M. Mahmudi, “Determinan Kemampuan Auditor Mendeteksi Kecurangan,” Al-Kharaj J. Ekon. Keuang. Bisnis Syariah, vol. 6, no. 1, pp. 321–335, 2023, doi: 10.47467/alkharaj.v6i1.2658.

I. Ajzen, “The theory of planned behavior,” Organ. Behav. Hum. Decis. Process., vol. 50, no. 2, pp. 179–211, 1991, doi: 10.1016/0749-5978(91)90020-T.

R. R. N. Azizah, “Independensi, Skeptisisme Profesional, Etika Auditor, dan Tipe Kepribadian terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan,” J. E-Bis, vol. 9, no. 1, pp. 451–470, 2025, doi: 10.37339/e-bis.v9i1.2444.

K. N. Saraswati and I. G. . Purnamawati, “Pengaruh Locus Of Control, Keefektifan Pengendalian Internal, Kesesuaian Kompensasi, dan Perilaku Tidak Etis terhadap Kecenderungan Kecurangan (Fraud) (Studi Kasus pada Lembaga Perkreditan Desa Se-Kecamatan Buleleng),” J. Ilm. Akunt. dan Humanika, vol. 12, no. 1, pp. 284–294, 2022, [Online]. Available: https://repo.undiksha.ac.id/8719/

H. Halimatusyadiah, F. Ilyas, and B. E. Oktora, “Pengaruh Skeptisme Profesional, Time Pressure, Locus of Control, Kecerdasan Emosional, Dan Pengalaman Terhadap Kemampuan Auditor Mendeteksi Kecurangan,” IJAB Indones. J. Account. Bus., vol. 3, no. 2, pp. 100–115, 2022, doi: 10.33019/ijab.v3i2.28.

A. A. Putri and H. Zulhaimi, “Pengaruh Tipe Kepribadian Auditor Dan Pengetahuan Teknologi Informasi Terhadap Pendeteksian Fraud (Studi Pada Kantor Akuntan Publik Di Kota Bandung),” J. Ris. Akunt. dan Keuang., vol. 11, no. 3, pp. 595–604, 2023, doi: 10.17509/jrak.v11i3.62034.

M. C. Astary, Y. F. Angi, and M. I. Tiwu, “Pengaruh Locus of Control, Independensi, Dan Kompetensi Dalam Mendeteksi Fraud (Studi Kasus Pada Bpk Perwakilan Provinsi Ntt),” J. Akunt. Transparansi Dan Akuntabilitas, vol. 11, no. 1, pp. 22–30, 2023, doi: 10.35508/jak.v11i1.10247.

Siti Solehah, N. Hidayah, M. Layli, and A. D. Ariyani, “Pengaruh Etika Profesi, Independensi, Profesionalisme, Gaya Kepemimpinan dan Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Auditor pada Kantor BPKPAD Bantul,” J. Akunt. Bisnis Pelita Bangsa, vol. 8, no. 01, pp. 64–76, 2023, doi: 10.37366/akubis.v8i01.784.

Sugiyono, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, 19th ed. Bandung: Penerbit Alfabeta, 2013.

S. D. Purba, J. W. Tarigan, M. Sinaga, and V. Tarigan, “Pelatihan Penggunaan Software SPSS Dalam Pengolahan Regressi Linear Berganda,” J. Karya Abdi, vol. 5, no. 2, pp. 202–208, 2021.

A. M. Sarman, I. Istianingsih, and A. H. Mukti, “Pengaruh Beban Kerja, Pengalaman Audit, Dan Tipe Kepribadian Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan : Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Wilayah Kota Dki Jakarta,” SENTRI J. Ris. Ilm., vol. 3, no. 3, pp. 1647–1657, 2024, doi: 10.55681/sentri.v3i3.2441.

Downloads

Published

2026-02-05

How to Cite

audina, sandra, Rodiah, . S. ., & Fitriana, N. . (2026). Pengaruh Tipe Kepribadian, Lokus Kendali, dan Kecerdasan Emosional terhadap Kemampuan Auditor Mendeteksi Kecurangan. Jurnal Ekonomi, Akutansi Dan Manajemen Nusantara, 4(3), 568–576. https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.627