Tren Belanja Online dan Implikasinya terhadap Pasar Tradisional (Studi Kasus di Pasar Tradisional Sawah Makassar)
DOI:
https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.501Keywords:
Online Shopping, Traditional Market, Adaptation, MakassarAbstract
Studi ini bertujuan untuk menganalisis tren belanja online dan implikasinya terhadap pasar tradisional, dengan studi kasus di Pasar Tradisional Sawah di Makassar. Menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dan Google Forms dengan pedagang dan konsumen di pasar tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren belanja online telah menyebabkan substitusi untuk jenis produk tertentu, yang mengakibatkan penurunan jumlah pembeli dan omset bagi beberapa pedagang. Produk seperti pakaian dan kebutuhan sehari-hari yang mudah distandarisasi lebih rentan terhadap gangguan ini. Namun, pasar tradisional masih memiliki keunggulan kompetitif yang kuat dalam menyediakan produk segar dan pengalaman belanja langsung yang memungkinkan interaksi fisik dan tawar-menawar. Strategi adaptasi para pedagang bervariasi, mulai dari fokus pada keunggulan fisik hingga adopsi digital sebagian (misalnya, penggunaan platform pengiriman makanan). Konsumen menyarankan peningkatan fasilitas pasar, adopsi pembayaran digital (QRIS), dan promosi online untuk meningkatkan daya saing. Studi ini menyimpulkan bahwa pasar tradisional tidak akan sepenuhnya tergantikan, tetapi harus berevolusi melalui integrasi kekuatan tradisional dengan inovasi digital untuk mempertahankan relevansinya di era modern.
References
S. A. Neslin, “The omnichannel continuum: Integrating online and offline channels along the customer journey,” Journal of Retailing, vol. 98, no. 1, pp. 111–132, 2022, doi: https://doi.org/10.1016/j.jretai.2022.02.003.
B. and Compainy, “Reaching new heights: Navigating the path to profitable growth,” p. 124, 2023.
Y. Lina, D. Hou, and S. Ali, “Impact of online convenience on generation Z online impulsive buying behavior: The moderating role of social media celebrity,” Frontiers in Psychology, vol. 13, no. August, pp. 1–17, 2022, doi: 10.3389/fpsyg.2022.951249.
E. Simangunsong and I. E. Subagyo, “Investigation and analysis of omnichannel logistics models: A study in the electronic retail industry in Indonesia,” Operations and Supply Chain Management, vol. 14, no. 2, pp. 221–231, 2021, doi: 10.31387/oscm0450298.
Y. A. Rizi, F. Dharma, Y. Amelia, and T. J. Prasetyo, “Factors Affecting Trust and Interest in Transactions By Indonesian Msme Sellers in E-Commerce,” Journal of Indonesian Economy and Business, vol. 38, no. 1, pp. 19–42, 2023, doi: 10.22146/jieb.v38i1.4394.
R. Nopiah, R. A. Ekaputri, B. Barika, and R. E. Febriani, “Impact of E-Commerce on Indonesia Economic Growth: Intermediation Models With Financial Technology Constraint,” Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), vol. 9, no. 1, pp. 1–23, 2024, doi: 10.31002/rep.v9i1.1216.
Hari Purwanto, Heny Sidanti, and Dian Citaningtyas Ari Kadi, “Traditional Market Transformation Into Digital Market (Indonesian Traditional Market Research Library),” International Journal of Science, Technology & Management, vol. 2, no. 6, pp. 1980–1988, 2021, doi: 10.46729/ijstm.v2i6.384.
D. Rizqi Khusnul Khotimah, “Economic Growth and E-Commerce: Potensial for Digitizing SMSEs in East Java,” East Java Economic Journal, vol. 5, no. 2, pp. 183–203, 2021, doi: 10.53572/ejavec.v5i2.69.
R. Ramadhan Tanjung, U. Hasanah, A. P. Salsabila, R. J. Lubis, and A. F. Desky, “Examination of Traditional Markets in Sustaining Social, Cultural, and Economic Interactions Amidst the Digital Era,” Perspektif: Journal of Social and Library Science, vol. 2, no. 3, pp. 148–156, 2024, doi: 10.70489/perspektif.This.
N. N. Nur’aeni, M. Ainulyaqin, and S. Edy, “Dampak Fenomena E-Commerce Pada Tingkat Penjualan Di Pasar Tradisional Ditinjau Dari Psikologi Dan Ekonomi Islam,” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, vol. 10, no. 1, p. 270, 2024, doi: 10.29040/jiei.v10i1.12146.
E. Murdiyanto and Sudarmiatin Sudarmiatin, “Dilemma of Traditional Market Traders in the Era of Digital Transformation: Case Study at Wlingi Blitar Market,” Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, vol. 2, no. 3, pp. 01–08, 2024, doi: 10.59024/jise.v2i3.705.
A. S. P. Nasution, C. Amelia, F. P. Kaban, N. P. ANDANI, and S. M. Fazira, “Analysis of the Adaptation of Traditional Market,” 2024, doi: 10.70489/perspektif.This.
A. A. Al Afhami, “Strategi Digitalisasi Pasar Tradisional Non-Pangan di Kabupaten Lamongan sebagai Respons terhadap Disrupsi E-commerce ,” JIAGABI, Unisma. Universitas Islam Malang, vol. 14, no. 2, 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



