Analisis Prinsip Biaya Historis (The Cost Principle) sebagai Dasar Pengukuran Aset dalam Akuntansi
DOI:
https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.467Keywords:
Historical cost, asset measurement, accounting principles, IFRS, PSAK 16, fair valueAbstract
Prinsip biaya historis merupakan salah satu konsep dasar dalam akuntansi yang digunakan untuk menentukan nilai aset berdasarkan harga perolehan awalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip biaya historis sebagai dasar pengukuran aset dalam laporan keuangan, serta meninjau relevansi dan reliabilitasnya dalam konteks perkembangan standar akuntansi keuangan modern seperti IFRS dan PSAK 16. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik, jurnal ilmiah, dan standar akuntansi internasional yang membahas perbandingan antara biaya historis dan nilai wajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun biaya historis memiliki keunggulan dari sisi objektivitas, verifikasi, dan konsistensi, namun kelemahannya terletak pada kurangnya relevansi informasi ketika terjadi perubahan nilai ekonomi secara signifikan. Di sisi lain, pendekatan nilai wajar lebih mencerminkan kondisi ekonomi terkini tetapi memiliki potensi subyektivitas yang tinggi. Oleh karena itu, dalam praktik akuntansi modern, penggunaan biaya historis masih tetap dipertahankan terutama untuk aset tetap, dengan penyesuaian pengungkapan nilai wajar pada laporan tambahan sesuai dengan ketentuan IFRS. Penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara reliabilitas dan relevansi informasi keuangan dalam menentukan metode pengukuran aset, serta memberikan kontribusi terhadap pemahaman prinsip dasar akuntansi yang mendasari penyajian laporan keuangan yang andal dan transparan
References
AASB (Australian Accounting Standards Board). (2014). Conceptual Framework for Financial Reporting (pdf). AASB. aasb.gov.au
ACCA (The Association of Chartered Certified Accountants). (2020). The Conceptual Framework for Financial Reporting — overview. ACCA.
Costa, M., & Guzzo, G. (2013). Fair value accounting versus historical cost accounting: theoretical issues and empirical evidence (working paper). Virtus Interpress.
Deloitte (IAS Plus). (2018). IAS 16 — Property, Plant and Equipment (summary). IAS Plus —
Deloitte.
E. Rahmawati. (2006). Support and against historical cost accounting: Is it value relevance for decision making? Jurnal Akuntansi dan Investasi. (PDF). Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
IFRS Foundation. (2018). Conceptual Framework for Financial Reporting (revised March 2018) [PDF].
IFRS Foundation.
IFRS Foundation. (2015). IAS 16 Property, Plant and Equipment — standard summary. IFRS.org.
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2023). PSAK 16 — Aset Tetap (informasi dan pengumuman amandemen). IAI (IAIGlobal).
Investopedia. (2010). What is Accounting Theory in Financial Reporting? Investopedia.
Massimo, C., & Giusy, G. (2013). Fair value versus historical cost: a comparative review (pdf).
Revista/Working Paper (Virtus/Elsevier).
Redalyc. (2011). Fair value versus historical cost: empirical evidence (article/PDF). Redalyc.
ResearchGate. (2022). Historic Cost Accounting versus Fair Value Accounting: A Comparative Effect on Profitability (PDF). ResearchGate.
Simanjuntak, D. (2023). Historical cost vs current cost accounting method (article/pdf). Brazilian Journals / OJS.
Digi-Lib / STEKOM (ebook). (2021). Accounting principles — historical cost principle (ebook/pdf).
Fira Aisyah Meilani, D. (2025). Prinsip Dasar Akuntansi: Konsep, Tantangan, dan Implikasinya
dalam Penyusunan Laporan Keuangan. Journal Of Social Science Research, 2234-2255.
Firdaus A, D. (2025). Akuntansi Biaya Edisi 6. jakarta selatan : Salemba Empat.
Wahjono. (2025). Penggunaan Prinsip Akuntansi Dalam Penerapan Pembukuan Transaksi
KeuanganUMKM UntukPembuatanPelaporan Keuangan. Jurnal Infokam , 7-12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




