Pengaruh Indeks Pembangunan Gender dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia dengan Tingkat Pengangguran Sebagai Variabel Kontrol

Authors

  • Lailatul Musyarofah UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Debby Nindya Istiandari UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.378

Keywords:

Indeks Pembangunan Gender, Indeks Pembangunan Manusia, Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Gender (IPG), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap pertumbuhan ekonomi di 34 provinsi di Indonesia selama periode 2015–2024. Dengan menggunakan metode regresi data panel melalui pendekatan Fixed Effect Model (FEM) serta data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai peran pembangunan manusia, kesetaraan gender, dan kondisi pasar tenaga kerja dalam mendukung kinerja ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPG dan IPM berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan TPT berpengaruh negatif dan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa kesetaraan gender dan pembangunan manusia memang berkontribusi terhadap pertumbuhan, namun belum cukup kuat di tingkat provinsi. Sebaliknya, tingginya tingkat pengangguran terbukti menekan pertumbuhan ekonomi. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 49,47% mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan hampir setengah variasi pertumbuhan ekonomi antarprovinsi. Penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan inklusif yang mengintegrasikan aspek kesetaraan gender, pembangunan manusia, dan perbaikan pasar tenaga kerja untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan di Indonesia.

References

Al Fajar, A. H., & Sari, N. (2024). Peran kesetaraan gender dalam meningkatkan produktivitas SDM dan pertumbuhan ekonomi. Jurnal Tafkirul Iqtishodiyyah (JTI), 4(2), 18-29.

Ellyawati, N., & Abu, I. (2024). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2014-2023. Jurnal Prospek: Pendidikan Ilmu Sosial Dan Ekonomi, 6(2), 86-94.

Jannah, F. M. (2020). Peningkatan ekonomi di tengah pandemi dalam menunjang pergerakan pertumbuhan ekonomi di Surabaya. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(7), 1427-1432.

Kisti, K. N., Rudianto, A. H., Palupi, R. D., Ramadhani, A. M. P., Kembaren, A. V., & Nabilah, N. (2025). Menembus Batas Gender Di Era Teknologi Menuju Perempuan Sebagai Pilar Perekonomian Modern. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(4), 59-64.

Napitupulu, L. (2021). Determinan volume penjualan perusahaan manufaktur sub sektor farmasi (Doctoral dissertation, IAIN Padangsidimpuan).

Putri, N., Gunawan, I., Wahyuni, I., & Suhairi, S. (2021). Analisis Faktor Faktor Pertumbuhan Ekonomi. VISA: Journal of Vision and Ideas, 1(3), 102-109.

Rahayu, H. C. (2023). Analisis Kesejahteraan Masyarakat terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 77-85.

Randa, F., & Fani, L. A. (2023). Pengaruh Infrastruktur dan IPM terhadap Penyerapan Tenaga Kerja serta Implikasi Pertumbuhan Ekonomi. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 1405-1408.

Ravika, A., Aulia, A. S., & Komala, J. F. (2024). Pengaruh Kesetaraan Gender terhadap Pertumbuhan Ekonomi Studi Kasus Implementasi SDGs Kelima di Indonesia. Parahyangan Economic Development Review, 3(2), 164-183.

Roidha, M. (2024). Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Hunian Kamar Hotel dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Pulau Jawa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(19), 545-553.

Downloads

Published

2026-01-15

How to Cite

Musyarofah, L., & Istiandari, D. N. (2026). Pengaruh Indeks Pembangunan Gender dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia dengan Tingkat Pengangguran Sebagai Variabel Kontrol. Jurnal Ekonomi, Akutansi Dan Manajemen Nusantara, 4(3), 247–252. https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.378