Pengaruh Blue Economy dan Penyerapan Tenaga Kerja Terhadap Tingkat Kemiskinan di wilayah Pesisir Jawa Timur Tahun 2019-2024

Authors

  • Kirana Lintang Prameswari UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Debby Nindya Istiandari UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.375

Keywords:

Kemiskinan, Blue Economy, Penyerapan Tenaga Kerja, Wilayah Pesisir

Abstract

Kemiskinan di wilayah pesisir masih menjadi tantangan utama di Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Timur yang memiliki 22 Kabupaten/Kota pesisir dengan garis pantai sepanjang 3.498,12 Km. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh blue economy dan penyerapan tenaga kerja terhadap tingkat kemiskinan di wilayah pesisir Jawa Timur periode 2019-2024. Masalah utama yang diteliti adalah tingginya angka kemiskinan di beberapa kecamatan pesisir seperti Lekok (18,7%), Kraton (17,9%), dan Nguling (16,5%) meskipun memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data panel dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur. Variabel yang dianalisis meliputi implementasi blue economy, tingkat penyerapan tenaga kerja di wilayah pesisir, dan persentase kemiskinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi blue economy dan peningkatan penyerapan tenaga kerja di sektor kelautan tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kemiskinan di wilayah pesisir. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kebijakan pemerintah, kondisi cuaca, pendidikan, dan infrastruktur

References

“BPS Tingkat Kemiskinan,” bps.go.id. [Online]. Available: https://www.bps.go.id/

M. F. Julyandi, “Pengaruh Inflasi dan Tingkat Penyerapan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi,” Sci. Manag. Students Res. J., vol. 2, no. 3, pp. 196–203, 2020, doi: 10.33087/sms.v2i3.88.

M. Arifin and K. Amri, “Penyerapan Tenaga Kerja Industri Mikro Kecil Dan Penurunan Tingkat Kemiskinan: Bukti Data Panel Di Provinsi Riau,” Selodang Mayang J. Ilm. Badan Perenc. Pembang. Drh. Kabupaten Indragiri Hilir, vol. 10, no. 2, pp. 125–132, 2024, doi: 10.47521/selodangmayang.v10i2.420.

E. Yustitia, A. M. Thoriq, and H. Ardiansyah, “Pengaruh Penyerapan Tenaga Kerja Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Purwakarta Periode 2011 – 2020,” J. Maps (Manajemen Perbank. Syariah), vol. 6, no. 1, pp. 43–52, 2022, doi: 10.32627/maps.v6i1.574.

M. S. Nasir, “Analisis Sumber-Sumber Pendapatan Asli Daerah Setelah Satu Dekadeotonomi Daerah,” J. Din. Ekon. Pembang., vol. 2, no. 1, p. 30, 2019, doi: 10.14710/jdep.2.1.30-45.

E. A. Donesia, P. Widodo, H. J. R. Saragih, P. Suwarno, and Widodo, “Konsep Blue Economy Dalam Pengembangan Wilayah Pesisir dan Wisata Bahari di Indonesia,” J. Kewarganegaraan, vol. 7, no. 2, pp. 1950–1959, 2023.

A. F. N. Ilma, “Blue Economy : Kesimbangan Perspektif Ekonomi dan Lingkungan,” J. Ilmu Ekon. dan Pembang., vol. 14, no. 1, 2016, doi: 10.20961/jiep.v14i1.2112.

“DKP Hasil Kelautan dan Perikanan,” dkp.jatimprov.go.id. [Online]. Available: https://dkp.jatimprov.go.id/

N. Lubis, A. Y. Harahap, N. Faridy, and M. R. Arrasyid, “Peran Inklusi Keuangan dalam Memediasi Pengaruh Ekonomi Kreatif dan Blue Economy terhadap Kesejahteraan Ekonomi Nelayan Pesisir,” vol. 21, no. 3, pp. 185–198, 2025.

T. Apriliana, A. N. Fathonah, and M. Ali, “Blue Economy dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Pesisir di Indonesia,” Ekon. J. Econ. Bus., vol. 8, no. 1, p. 512, 2024, doi: 10.33087/ekonomis.v8i1.1528.

D. A. Sutomo and E. Horas, “Investment and Labor Absorption on Poverty Levels through the Dynamics of Economic Growth in West Papua,” vol. 13, no. 4, pp. 985–1000, 2025, doi: 10.37641/jiakes.v13i4.3524.

M. Griselda, D. Papur, G. A. Sitorus, E. Amelia, T. Saribu, and J. Wuri, “Konservasi Blue Economy untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta,” Pros. Senapas, vol. 2, no. 1, pp. 99–103, 2024.

M. Waruwu, S. N. Pu`at, P. R. Utami, E. Yanti, and M. Rusydiana, “Metode Penelitian Kuantitatif: Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan,” J. Ilm. Profesi Pendidik., vol. 10, no. 1, pp. 917–932, 2025, doi: 10.29303/jipp.v10i1.3057.

B. M. Putra, E. W. Suri, W. A. Saputra, E. Manalu, and G. A. Banjarnahor, “Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik KEMISKINAN DI WILAYAH PESISIR KOTA BENGKULU : AKAR MASALAH DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Oleh : Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan P,” J. Penelit. Sos. dan Polit., vol. 12, no. 2, pp. 230–260, 2023.

M. A. Najib, Siti Nurjannah, and I Dewa Made Satya Parama, “Menyingkap Kemiskinan Pada Masyarakat Pesisir di Desa Kuranji di Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat,” Pros. Semin. Nas. Mhs. Sosiol., vol. 2, 2024.

A. F. Faletehan, M. F. Mauludin, and A. K. Hakim, “Studi Kualitatif tentang Jebakan Kemiskinan pada Masyarakat Pesisir di Pasuruan, Jawa Timur,” Bul. Ilm. Mar. Sos. Ekon. Kelaut. dan Perikan., vol. 8, no. 1, p. 73, 2022, doi: 10.15578/marina.v8i1.10960.

“Radar Bangkalan Rumput Laut,” Jawa Pos. [Online]. Available: https://share.google/OdMxivYohhGsJG0x7

“BPS NTN,” jatim.bps.go.id. Accessed: Sep. 20, 2025. [Online]. Available: https://jatim.bps.go.id/id

R. C. Panjaitan, “Model Dan Pengukuran Nilai Tukar Nelayan (Kasus Kabupaten Karangasem),” SOCA Socioecon. Agric. Agribus., vol. 7, no. 1, pp. 1–8, 2012.

Downloads

Published

2026-01-15

How to Cite

Prameswari, K. L., & Istiandari, D. N. (2026). Pengaruh Blue Economy dan Penyerapan Tenaga Kerja Terhadap Tingkat Kemiskinan di wilayah Pesisir Jawa Timur Tahun 2019-2024. Jurnal Ekonomi, Akutansi Dan Manajemen Nusantara, 4(3), 241–246. https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.375