https://loddosinstitute.org/journal/index.php/JKN/issue/feedJurnal Kesehatan dan Kebidanan Nusantara 2025-08-18T10:17:01+07:00Fabianjkn.jurnal@gmail.comOpen Journal Systems<p><img style="float: right; width: 300px; margin-top: 8px; margin-left: 15px; border: 0px solid #000000;" src="https://loddosinstitute.org/journal/public/site/images/friska/vol-1-no-1-feb-2023.jpg" height="200" /></p> <p align="justify"><strong>Jurnal Kesehatan dan Kebidanan Nusantara (JKN)</strong> merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh <strong>CV. Utility Project Solution </strong>dengan SK Pendirian No <strong>2998/2889/1/1/2006/07/2015 </strong>yang bergerak di bidang Penelitian, Pengabdian, Publikasi Ilmiah, Penerbitan Buku dan bidang lainnya. <strong>Jurnal Kesehatan dan Kebidanan</strong><strong> Nusantara (JKN)</strong> dengan <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230112561894749" target="_blank" rel="noopener">E-<strong>ISSN : 2985-5039</strong></a> dengan Nomor SK ISSN: <strong>29855039/II.7.4/SK.ISSN/02/2023</strong> Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan <strong>Februari</strong> dan <strong>Agustus</strong>. Misi dari <strong>Jurnal Kesehatan dan Kebidanan</strong><strong> Nusantara (JKN)</strong> adalah untuk menyebarluaskan, mengembangkan dan menfasilitasi hasil penelitian inter-disiplin di bidang Ilmu-Ilmu Kesehatan sebagai media bagi para dosen, guru, peneliti dan para praktisi dalam melakukan pertukaran informasi tentang hasil-hasil penelitian terbaru yang telah dilakukan.</p> <p align="justify"><img src="https://jurnal.ilmubersama.com/public/site/images/oris/garuda.png" /></p>https://loddosinstitute.org/journal/index.php/JKN/article/view/133Pengaruh Stimulasi Travel Playmat Terhadap Motorik Kasar Anak Di PAUD Bunga Harapan2025-07-08T13:17:43+07:00Riska Riskariskameilani750@gmail.comFathia RizkiRizki@gmail.com<p>Kemampuan motorik kasar anak yang kurang dikarenakan anak terlalu sering melakukan aktivitas screen time, mengakibatkan anak tidak memiliki aktivitas fisik yang cukup. Anak yang memiliki gangguan motorik kasar akan berdampak negatif di masa mendatang. Oleh karena itu diperlukan kegiatan menarik yang memerlukan aktivitas gerak yang dapat melatih fisik anak. Salah satunya dengan cara melakukan stimulasi travel playmat. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh stimulasi travel playmat terhadap motorik kasar anak usia 5 tahun di PAUD Bunga Harapan Kabupaten Bandung Barat tahun 2024. Penelitian ini menggunakan Quasi experimental research dengan one group pretest posttest design. Sampel adalah seluruh anak usia 5 tahun di PAUD Bungan Harapan Kabupaten Bandung Barat sebanyak 28 anak. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji t test dependent. Hasil penelitian menunjukan nilai rata rata mototik kasar anak sebelum pemberian stimulasi yaitu 44,79 dan nilai rata rata mototik kasar anak setelah pemberian stimulasi yaitu 63,86. Terdapat perbedaan kemampuan motorik kasar sebelum dan sesudah stimulasi travel playmat (p = 0,001). Terdapat pengaruh pengaruh stimulasi travel playmat terhadap motorik kasar anak usia 5 tahun di PAUD Bunga Harapan Kabupaten Bandung Barat tahun 2024.</p> <p>Kata Kunci: Stimulasi, Travel Playmat, Motorik, Motorik Kasar, Anak</p> <p> </p>2025-08-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Riska Riska, Fathia Rizkihttps://loddosinstitute.org/journal/index.php/JKN/article/view/176Peran AIDalam Mendeteksi Dan Mengintervensi Keterlambatan Belajar Siswa di Pendidikan Dasar2025-07-08T13:59:16+07:00Natasya Aulia Nabilanathasyauliaaa2@gmail.comIchsan Fauzi RachmanRachman@gmail.com<p>Keterlambatan belajar merupakan tantangan nyata dalam pendidikan dasar, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Intervensi dini menjadi kunci dalam mencegah dampak jangka panjang terhadap perkembangan akademik dan psikososial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Artificial Intelligence (AI) dalam mendeteksi dan mengintervensi keterlambatan belajar siswa di tingkat pendidikan dasar. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif berdasarkan model PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam mendeteksi keterlambatan belajar secara dini melalui analisis big data, performa akademik, kehadiran, dan pola perilaku digital siswa. Selain itu, AI mampu merekomendasikan intervensi yang bersifat adaptif dan personal berdasarkan profil belajar siswa, sehingga mendukung pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Modul pembelajaran interaktif berbasis AI yang telah diimplementasikan di berbagai sekolah dasar menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan partisipasi, motivasi, dan kedisiplinan siswa. Meski demikian, penerapan AI masih menghadapi tantangan etis dan teknis, seperti perlindungan data pribadi dan kesenjangan infrastruktur. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi antara guru, pengembang teknologi, dan pembuat kebijakan untuk memastikan implementasi AI yang etis, inklusif, dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan individual siswa.</p>2025-08-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Natasya Aulia Nabila, Ichsan Fauzi Rachmanhttps://loddosinstitute.org/journal/index.php/JKN/article/view/333Pengaruh Edukasi Prenatal Terhadap Kesiapan Psikologis Ibu dalam Menghadapi Persalinan Normal di Puskesmas Wilayah Pedesaan2025-08-18T10:16:39+07:00Fuji Rahmawatyrahmawati12@gmail.comFitra Nugrohonugroho@gmail.com<p>Persalinan normal merupakan proses fisiologis yang dapat menimbulkan kecemasan dan ketakutan, khususnya bagi ibu hamil di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses informasi dan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi prenatal terhadap kesiapan psikologis ibu dalam menghadapi persalinan normal di Puskesmas wilayah pedesaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pendekatan pre-test dan post-test dengan kelompok kontrol. Sampel sebanyak 60 ibu hamil trimester ketiga dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang mendapatkan edukasi prenatal dan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan intervensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kesiapan psikologis dan dianalisis menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada skor kesiapan psikologis ibu setelah mendapatkan edukasi prenatal (p < 0,05). Kelompok intervensi menunjukkan tingkat kesiapan psikologis yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi prenatal memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan kesiapan mental dan emosional ibu dalam menghadapi proses persalinan normal. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi prenatal merupakan intervensi yang efektif untuk mempersiapkan psikologis ibu menghadapi persalinan, sehingga disarankan untuk diterapkan secara rutin di layanan kesehatan primer, khususnya di wilayah pedesaan</p>2025-08-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Fuji Rahmawaty, Fitra Nugrohohttps://loddosinstitute.org/journal/index.php/JKN/article/view/334Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Bayi Usia 0–6 Bulan2025-08-18T10:16:51+07:00Nur A Lubisnuraisyah@gmail.comSanta Nainggolansanta@gmail.com<p>Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada bayi, khususnya pada usia 0–6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dengan kejadian ISPA pada bayi usia 0–6 bulan. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 100 bayi usia 0–6 bulan yang dipilih secara purposive dari beberapa posyandu di wilayah kerja Puskesmas X. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan rekam medis, kemudian dianalisis dengan uji chi-square.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif mengalami ISPA, sedangkan hanya 20% bayi yang mendapatkan ASI eksklusif mengalami ISPA. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada bayi usia 0–6 bulan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa ASI eksklusif berperan penting dalam menurunkan risiko ISPA pada bayi.</p> <p>Simpulan dari penelitian ini adalah pemberian ASI eksklusif memiliki hubungan yang signifikan dengan penurunan kejadian ISPA pada bayi usia 0–6 bulan. Oleh karena itu, edukasi kepada ibu menyusui tentang pentingnya ASI eksklusif perlu terus ditingkatkan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan bayi</p>2025-08-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Nur A Lubis, Santa Nainggolanhttps://loddosinstitute.org/journal/index.php/JKN/article/view/335Efektivitas Terapi Kompres Hangat terhadap Penurunan Nyeri Dismenore pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Kejuruan2025-08-18T10:17:01+07:00Putri Melindaputrimelinda@gmail.comIntas Sartika Napitupulusartika@gmail.com<p>Dismenore merupakan salah satu gangguan menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri, ditandai dengan nyeri pada perut bagian bawah yang dapat mengganggu aktivitas harian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi kompres hangat terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Sampel berjumlah 40 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan terapi kompres hangat selama tiga hari berturut-turut saat menstruasi, dan kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan intensitas nyeri pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa terapi kompres hangat efektif dalam menurunkan nyeri dismenore pada remaja putri. Simpulan dari penelitian ini adalah terapi kompres hangat dapat digunakan sebagai salah satu alternatif non-farmakologis yang mudah dan aman untuk mengatasi nyeri dismenore pada remaja putri di lingkungan sekolah</p>2025-08-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Putri Melinda, Intas Sartika Napitupulu